Palembang – SMA Plus Nurul Iman Palembang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membentuk karakter, akhlak, serta semangat belajar siswa sesuai visi sekolah.(14-7-2026)
Selama tiga hari pertama, peserta MPLS mendapatkan berbagai materi pengenalan sekolah, tata tertib, budaya belajar, serta pembinaan karakter. Memasuki hari berikutnya, siswa diajak mengikuti kegiatan yang lebih interaktif seperti berkeliling lingkungan sekolah bersama pengurus OSIS, pembelajaran berbasis mind mapping, hingga senam sehat ceria untuk membangun kebersamaan dan rasa nyaman di lingkungan sekolah.
Kepala SMA Plus Nurul Iman, Nur Fadilah, S.Pd, mengatakan bahwa MPLS dirancang agar peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik sekaligus mengenal budaya sekolah yang mengedepankan nilai-nilai Islami, karakter, dan pengembangan potensi siswa.
“MPLS kami laksanakan selama lima hari. Tiga hari pertama diisi dengan materi pengenalan sekolah, sedangkan hari-hari berikutnya peserta didik mengikuti kegiatan interaktif bersama OSIS seperti mengenal lingkungan sekolah, pembelajaran mind mapping, hingga senam sehat. Harapannya, mereka merasa nyaman, cepat beradaptasi, dan siap mengikuti proses belajar di SMA Plus Nurul Iman,” ujar Nur Fadilah.
Ia menjelaskan, sekolah juga terus mengembangkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan minat dan bakat siswa. Selain Pramuka yang menjadi kegiatan wajib, tersedia Rohani Islam (Rohis), seni tari, futsal, Matematika Club, serta Bahasa Inggris Club yang baru dibuka pada tahun ini. Bahkan, sekolah berencana mengaktifkan kembali ekstrakurikuler Paskibra dengan melibatkan alumni yang telah memiliki pengalaman hingga tingkat nasional.
“Kami ingin setiap siswa memiliki ruang untuk berkembang sesuai potensinya. Karena itu, selain memperkuat akademik, kami juga terus menambah kegiatan ekstrakurikuler yang mampu membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepercayaan diri siswa,” tambahnya.
Menurut Nur Fadilah, pada tahun ajaran 2026/2027 jumlah peserta didik baru yang bergabung di kelas X sebanyak delapan orang. Meski jumlahnya menurun dibandingkan tahun sebelumnya, pihak sekolah tetap berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal dengan pembinaan yang lebih intensif kepada setiap siswa.
Sesuai visinya, SMA Plus Nurul Iman berkomitmen membentuk murid yang beradab Islami, cakap dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat maupun di era digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan seperti Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an Metode Hanifida, pembelajaran berbasis mind mapping, penguatan literasi dan numerasi, pembinaan karakter Islami, pengembangan kepemimpinan murid, public speaking, hingga pendampingan persiapan SNBT menuju perguruan tinggi favorit.
Dalam pelaksanaan MPLS, sekolah juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengawas SMA sebagai narasumber eksternal, yayasan, guru, orang tua, hingga pengurus OSIS. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru.
Melalui MPLS ini, SMA Plus Nurul Iman berharap seluruh siswa baru mampu mengenal lingkungan sekolah dengan baik, membangun semangat belajar, serta tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Rina)
