Muara Enim, –Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang digadang-gadang menjadi solusi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya saat musim kemarau, justru menuai keluhan dari warga Desa Talang Taling, Kabupaten Muara Enim. 27/01/2025.
Warga berharap proyek SPAM tersebut dapat bertahan lama dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Namun harapan itu berubah menjadi kekecewaan setelah proyek yang baru selesai dibangun sekitar satu bulan lalu dan resmi diserahterimakan pada Senin, 26 Januari 2026, diduga telah mengalami keretakan di sejumlah bagian bangunan.
Salah satu warga Desa Talang Taling, sebut saja Mawar, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap kualitas proyek SPAM yang dikerjakan oleh CV Angkasa Prima dengan nilai anggaran mencapai Rp533 juta dari APBD Tahun Anggaran 2025.
“Proyek ini baru selesai satu bulan lalu, Pak. Tapi silakan lihat sendiri kondisinya, sudah banyak retak-retak. Kami menduga pengerjaannya asal-asalan,” ujar Mawar kepada Lembaga Investigasi Perlindungan Nasional (LIPERNAS) PD Kabupaten Muara Enim, Selasa (27/1/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Ketua dan Wakil Ketua LIPERNAS PD Kabupaten Muara Enim langsung turun ke lokasi proyek di Desa Talang Taling untuk melakukan pengecekan lapangan. Hasil peninjauan menunjukkan adanya retakan pada bagian atas bangunan SPAM, sebagaimana dikeluhkan warga.
LIPERNAS pun mendesak Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Inspektorat, serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar segera turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi proyek dan menindaklanjuti laporan masyarakat.
Dalam upaya klarifikasi, Ketua LIPERNAS juga mencoba mengonfirmasi warga sekitar yang diduga merupakan pekerja proyek terkait pihak pemborong. Namun, warga di lokasi mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pelaksana proyek tersebut.
Warga Desa Talang Taling berharap pihak berwenang segera mengambil langkah tegas agar proyek SPAM yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut benar-benar dapat berfungsi optimal dan tidak merugikan masyarakat.
Red
