Lubuklinggau, iGlobalNews.id – Sebuah video yang beredar luas di media sosial pada Jumat (26/6/2026) menjadi perhatian publik setelah memuat pengakuan seorang calon orang tua siswa yang mengeluhkan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 1 Lubuklinggau.
Dalam video tersebut, perekam mengaku menerima informasi adanya dugaan permintaan uang sebesar Rp8 juta hingga Rp10 juta agar calon siswa dapat diterima di sekolah tersebut. Perekam juga mengungkapkan kekecewaannya karena anaknya dinyatakan tidak lolos seleksi, meskipun menurutnya lokasi tempat tinggal mereka berada tidak jauh dari lingkungan sekolah.
Namun demikian, informasi yang beredar tersebut masih sebatas pengakuan dalam video viral dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga saat ini belum terdapat bukti maupun pernyataan resmi yang menguatkan dugaan tersebut.
Viralnya video itu memicu beragam reaksi dari masyarakat. Banyak pihak berharap pelaksanaan SPMB dapat berlangsung secara transparan, objektif, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan yang adil.
Masyarakat juga mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan untuk segera melakukan penelusuran dan klarifikasi terhadap informasi yang beredar. Langkah tersebut dinilai penting guna memberikan kepastian kepada publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan peserta didik baru.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMA Negeri 1 Lubuklinggau maupun instansi pendidikan terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tersebut. Oleh karena itu, informasi yang beredar masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak yang berwenang.
(Erwin | Kepala Biro iGlobalNews Sumatera Selatan – Wilayah Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara)
