OGAN ILIR, iGlobalnews.id – Ratusan pelajar SMA Negeri 2 Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) film Pengkhianatan G30S/PKI dalam rangka memperingati peristiwa Gerakan 30 September 1965.
Kegiatan tersebut digelar di lingkungan SMAN 2 Tanjung Raja, Tanjung Raja Timur, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, pada Kamis (1/10/2026). Pemutaran film dilakukan menggunakan layar tancap dan diikuti antusias oleh para siswa.
Kepala SMAN 2 Tanjung Raja, Epa Asnaini, S.Pd., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda.

Menurutnya, para pelajar perlu mengetahui berbagai peristiwa penting dalam perjalanan sejarah bangsa sekaligus mengambil pelajaran agar kekerasan dan konflik serupa tidak kembali terjadi.
“Tujuannya adalah agar peristiwa tersebut diketahui oleh generasi muda dan juga mengingatkan supaya jangan sampai terulang kembali,” kata Epa kepada wartawan.
Sementara itu, Humas SMAN 2 Tanjung Raja, Anisa, mengatakan para siswa terlihat antusias mengikuti pemutaran film tersebut. Ia menyebut sebagian siswa belum mengetahui secara mendalam mengenai peristiwa politik dan sejarah yang terjadi pada 1965.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah yang selama ini mereka dengar dari berbagai sumber,” ujarnya.
Sejumlah siswa juga mengaku sebelumnya hanya mengetahui informasi mengenai PKI dan peristiwa 1965 dari cerita orang tua, pemberitaan media massa, televisi, maupun media sosial.
Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap para siswa dapat memahami sejarah secara lebih baik serta menjadikannya sebagai bahan pembelajaran untuk memperkuat kesadaran kebangsaan.
Kegiatan nobar film Pengkhianatan G30S/PKI sendiri belakangan kembali digelar di sejumlah daerah dalam rangka mengenang peristiwa 30 September 1965. Di SMAN 2 Tanjung Raja, kegiatan dilaksanakan secara terbuka menggunakan layar tancap di lingkungan sekolah.
Pewarta: Rohmadi Zaini, Waka Korwil Sumsel
