Palembang.iGlobalNews.id-Setiap hari masyarakat menggunakan bahan bakar minyak (BBM) untuk menunjang berbagai aktivisa. Namun, yang sering terjadi keterlambatan pengiriman BBM dari Pertamina ke SPBU seputar Kota Palembang.
Dari pantauan awak media iGlobalNews.id (Mr.Wancik.AN) yang sepekan baru lalu itu melihat langsung terjadinya keterlambatan pengiriman BBM ke SPBU 24.301.03 hingga keterlambatan tersebut hingga dua (2) hari oleh Pertamina, beralamat di Jalan.Demang Lebar Daun, Palembang Darussalam telah membuat keresahan (resah dan gelisah), yang berdampak secara universal, khususnya ke konsumen para pelangganya telah mengenal SPBU ini dalam pelayananya yang ramah, murah senyum dan takaran BBM-nya Pass.

Saat awak media yang masih ada di seputar lokasi ketika itu mewawancarai salah satu petugas berpakaian lengkap khas dari Pertamina, bernama Jailani saat pengantaran BBM di unit kendaraan mobil tank BBM ke SPBU 24.301.03, sekitar pukul 12.30 Wib (siang), yang dia pun tak berkenan untuk memberi jawaban pasti atas keterlambatan pengiriman BBM hingga dua (2) hari ke titik sasaran prioritas sebagai Mitra Kerja Pertamina selama ini.
“Pak wartawan, saya tak berani dan tak berkenan menjawab pertanyaannya, prihal mengenai kendala teknis dan non teknis atas keterlambatan pengisian BBM dari Pertamina ke SPBU di sini, dan tugas saya hanya menghantarkan, mendampingi supir via mobil tank, untuk mengirimkan BBM dari Pertamina ke Mitra kerjanya SPBU yang ditujuh ke titik sasaran”, ujarnya singkat.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik, Rudi M Soleh, Senin (21/9/2026), yang dia mengatakan bahwa SPBU 24.301.03 ini cukup tua dalam sejarah dan termasuk SPBU legendaris di Kota Tua, yakni Kota Palembang, dalam prihal pembayaran transaksi bisnis tepat waktu sesuai mekanisme keprofesionalan, juga terkenal keramahan dalam melayani para konsumennya cukup memuaskan serta takaran isi BBM berbagai jenis sangat Pass.
“Proses pengawasan kuantitas dan kualitas BBM dari Pertamina ke beberapa titik SPBU Mitra kerjanya itu, yang selama ini sudah cukup baik, namun perlu ditingkatkan lagi tepat waktu, lebih profesional dalam prihal pengiriman BBM ke titik yang ditujuh, agar tak terulang, yakni keseringan keterlsmbatan hingga dia (2) seperti baru-baru terjadi di SPBU 24.301.03 , yang afeknya meluas, bahkan menjadi Opini bahan perbincangan hangat ditengah masyarakat pengguna BBM menjadi resah dan gelisah secara universal”, tegas Rudi M Soleh.
(Pewarta : Mr.Wancik.AN.BE.
KaBiro Kota Palembang, Anggota PWI Sumsel, Anggota PWI Pusat, Jakarta-Indonesia).
Red
