Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Musi Rawas Kawal Penyerapan 1,55 Ton Jagung Petani ke Gudang Bulog

LUBUKLINGGAU. – Komitmen Polri dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Kali ini, Polres Musi Rawas melalui Polsek Jayaloka mengawal proses pendistribusian sekaligus penyerapan hasil panen jagung milik kelompok tani binaan ke Gudang Bulog Lubuklinggau, Jumat (3/7/2026).

Pengawalan dipimpin langsung oleh Kapolsek Jayaloka, Iptu M. Soleh, S.H., bersama Ps. Kanit Binmas Bripka Syaini Effendi dan Ps. Kanit Reskrim Aipda Budi Santoso. Personel memastikan proses pengangkutan hasil panen dari wilayah hukum Polsek Jayaloka menuju Gudang Bulog berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Jayaloka, menjelaskan bahwa keterlibatan Polri tidak hanya sebatas mengawal distribusi hasil panen, tetapi juga memberikan pendampingan kepada para petani agar hasil produksi memenuhi standar mutu yang ditetapkan Bulog.

> “Kami tidak hanya mengawal proses distribusi, tetapi juga mendampingi petani saat pelaksanaan uji laboratorium. Harapannya, hasil panen petani binaan dapat memenuhi standar kualitas sehingga terserap secara optimal oleh Bulog,” ujar AKBP Agung Adhitya Prananta.

Setibanya di Gudang Bulog Lubuklinggau, petugas laboratorium melakukan pengujian kualitas terhadap jagung yang dibawa kelompok tani. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar air jagung sebesar **12,3 persen** dan kandungan **aflatoksin 5 PPB**, sehingga dinyatakan memenuhi standar kualitas untuk diserap Bulog.

Dari hasil panen tersebut, sebanyak **1.550 kilogram pipilan jagung** berhasil diserap oleh Bulog. Penyerapan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

Ketua Kelompok Tani mengapresiasi pendampingan yang diberikan Polres Musi Rawas dan Polsek Jayaloka. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian sejak proses budidaya hingga pascapanen memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan diri petani dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Kami merasa sangat terbantu. Pendampingan yang dilakukan kepolisian membuat petani lebih tenang, mulai dari proses tanam hingga hasil panen dapat diterima Bulog sesuai standar yang ditetapkan,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB itu berjalan aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Polri, Bulog, dan kelompok tani tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung program prioritas Kapolri dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui sektor pertanian.

(Erwin – Kabiro iGlobalNews Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *