Pada debut perdananya, Mustaji masih berusaha menyesuaikan ritme permainan tim. Ia mengakui performanya belum maksimal karena masih beradaptasi dengan kondisi lapangan. Namun, ia optimistis akan tampil lebih lepas di babak 16 besar. “Pokoknya nanti di 16 besar baru kita lepas semua, kemarin masih adaptasi jadi belum tampil full,” ujarnya penuh semangat.
Di Manggarai, Mustaji dikenal sebagai pemain Persim Manggarai yang kerap menorehkan prestasi. Dalam berbagai kompetisi, ia sering menerima penghargaan sebagai pemain terbaik berkat kemampuan dan konsistensinya di lapangan.
Kedatangannya ke Jakarta tidak hanya untuk memperkuat GAD di Masta Cup 1, tetapi juga untuk merasakan langsung suasana ibu kota yang selama ini hanya ia dengar. Ia mengaku bangga bisa mengikuti turnamen sekaligus menikmati pengalaman pertamanya mengunjungi Jakarta.
“Saya Mustaji dari Pota. Saya datang ke Jakarta untuk membawa GAD menjadi juara, dan ini juga pertama kalinya saya ke sini. Tentu saya sangat bangga bisa ikut Masta Cup sekaligus melihat langsung kota Jakarta,” tutupnya.
Tim media : Wilhelmus Avin/Willi
