Tanggamus – Pemilihan Kepala Pekon Pergantian Antar Waktu (PAW) Pekon Dadi Mulyo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, yang digelar pada Kamis, 12 Februari 2026, berlangsung dengan suasana cukup tegang namun tetap kondusif.
Pemilihan ini diselenggarakan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala pekon definitif yang sebelumnya meninggal dunia dalam kurun waktu cukup lama, sehingga roda pemerintahan pekon perlu segera dilanjutkan melalui proses demokratis.
Dalam pemilihan tersebut, terdapat dua kandidat yang maju, yakni Sukadi dan Ansor. Berdasarkan hasil pemungutan suara yang dilakukan oleh pamong pekon serta perwakilan masyarakat yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh adat, Sukadi berhasil meraih suara terbanyak dengan 15 suara, sementara rivalnya Ansor memperoleh 8 suara.
Proses pemilihan berlangsung dengan penuh perhatian, menguras waktu, tenaga, dan pikiran seluruh pihak yang terlibat demi menentukan pemimpin yang dinilai mampu melanjutkan estafet kepemimpinan di Pekon Dadi Mulyo.
Usai dinyatakan unggul, Sukadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat dan para pamong kepadanya.
“Dengan kepercayaan yang diberikan masyarakat, pamong, tokoh agama, tokoh adat, serta pemuda, saya akan benar-benar menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Setelah resmi dilantik, saya akan bersinergi dengan masyarakat, Pemerintah Kecamatan, maupun Pemerintah Kabupaten Tanggamus,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung dan melanjutkan program pemerintah daerah, khususnya program yang menjadi prioritas Bupati Tanggamus H. Saleh Asnawi dan Wakil Bupati Agus Suranto.
“Sesuai arahan Bapak Bupati dan Wakil Bupati, kami akan menjalankan program yang sudah berjalan serta patuh pada kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan sektor pertanian menuju swasembada pangan,” jelas Sukadi.
Sementara itu, Dedi Irawan, SH selaku Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kesatuan Masyarakat Lampung (KEMALA), menyampaikan bahwa pelaksanaan pemilihan PAW ini sangat penting untuk memastikan keberlangsungan pemerintahan pekon.
“Dengan dilaksanakannya pemilihan Kepala Pekon Antar Waktu ini, kekosongan kepemimpinan di Pekon Dadi Mulyo kini terisi. Roda pemerintahan dapat kembali berjalan normal, dan seluruh program dapat dilaksanakan dengan baik serta bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten,” ungkapnya di sela-sela kegiatan pemilihan.
Ia juga berharap, di bawah kepemimpinan Sukadi, Pekon Dadi Mulyo dapat semakin maju, khususnya dalam mendukung program pemerintah daerah di sektor pertanian guna meningkatkan swasembada pangan di Kabupaten Tanggamus.
Dengan terpilihnya Sukadi, masyarakat kini menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru mampu membawa stabilitas pemerintahan pekon sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan warga.
Red
