Palembang, Sumatera Selatan — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat penataan dan pengawasan penyelenggaraan jalan di sektor pertambangan. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Pengelolaan dan Penyelenggaraan Jalan Sektor Pertambangan yang digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (21/1/2026).
Rapat ini dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan Musni Wijaya, S.Sos., M.Si., yang didampingi Kepala Bidang Angkutan Jalan Fansyuri, S.T., M.T., serta para kepala seksi dan staf Bidang Angkutan Jalan.
Sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya permohonan penggunaan jalan umum oleh perusahaan tambang, progres pembangunan jalan khusus pertambangan, serta perkembangan jalan khusus interkoneksi antar tambang. Seluruh agenda tersebut dinilai krusial dalam upaya menciptakan sistem transportasi angkutan pertambangan yang tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Rapat dipimpin langsung oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Apriyadi, M.Si., dan dihadiri oleh jajaran perangkat daerah serta para pemangku kepentingan terkait. Hadir pula kepala dinas, kepala badan, kepala biro, Kepala Satpol PP, kepala balai provinsi dan kabupaten/kota, perwakilan perusahaan, Ketua Asosiasi Pertambangan Batubara Sumatera Selatan (APBS), serta stakeholder strategis lainnya.
Dalam forum tersebut, masing-masing pihak menyampaikan pemaparan, klarifikasi, serta laporan progres pelaksanaan kewajiban perusahaan tambang. Pembahasan mencakup aspek teknis, administratif, keselamatan lalu lintas, hingga komitmen perlindungan lingkungan hidup, khususnya dalam meminimalisasi dampak aktivitas pertambangan terhadap jalan umum dan keselamatan masyarakat.
Pelaksanaan rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari sejumlah surat resmi yang masuk ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta hasil rapat Tim Verifikasi Dokumen Permohonan Penyelenggaraan Jalan Khusus Pertambangan.
Melalui rapat ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap terbangun sinergi dan kesepahaman yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, dan seluruh stakeholder terkait, guna mewujudkan penyelenggaraan angkutan pertambangan yang tertib, berkelanjutan, serta berwawasan keselamatan di wilayah Sumatera Selatan. Pungkasnya,
ErwinKabiro IGlobalNews, Lubuklinggau, Musi Rawas Utara.
