Nias Utara — Pemerintah Kabupaten Nias Utara mulai mematangkan persiapan untuk menyukseskan Program Kampung Kreatif Sumut Berkat Tahun 2026 yang digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Program ini diharapkan mampu menggali potensi unggulan desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan dan Koordinasi Bersama Perangkat Daerah, Kecamatan, serta Pemerintahan Desa/Kelurahan yang digelar di Aula Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nias Utara, Senin (28/9/2026).
Kepala Dinas PMD Kabupaten Nias Utara mengatakan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengenai penjaringan usulan Kampung Kreatif Tahun 2026.
Menurutnya, Kabupaten Nias Utara memiliki 11 kecamatan dan 1 kelurahan dengan potensi ekonomi kreatif yang beragam. Karena itu, proses seleksi dan verifikasi perlu dilakukan secara cermat agar desa yang diusulkan benar-benar memenuhi kriteria dan indikator yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Nias Utara menegaskan agar Program Kampung Kreatif Sumut Berkat dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Ia meminta seluruh perangkat daerah tidak bekerja secara parsial, melainkan saling terintegrasi dalam mendukung desa yang akan diusulkan.
“Supaya desa yang terpilih sebagai desa penerima manfaat benar-benar siap, punya produk unggulan yang jelas, punya kelompok penggerak dan punya komitmen. Kampung Kreatif ini bukan sekadar dapat piagam, tapi harus mampu meningkatkan ekonomi masyarakat kita dan membuka lapangan kerja. Kita tunjukkan bahwa Nias Utara mampu bersaing di tingkat Provinsi,” tegasnya.
Program Kampung Kreatif Sumut Berkat sendiri merupakan program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif di tingkat desa dan kelurahan.
Potensi tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari kerajinan, kuliner, pariwisata, seni dan budaya, hingga berbagai bentuk ekonomi kreatif lainnya yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Kepala Bapperida Kabupaten Nias Utara yang sekaligus memandu jalannya diskusi menyampaikan bahwa setiap perangkat daerah diharapkan memberikan gambaran mengenai potensi yang dapat dikembangkan dan ditampilkan saat Tim Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan ke Kabupaten Nias Utara.
Adapun sejumlah agenda yang dibahas meliputi pemetaan dan inventarisasi potensi unggulan desa dan kelurahan, penyiapan data pendukung serta proposal usulan Kampung Kreatif, pembagian peran antara perangkat daerah, kecamatan, desa dan Tim Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), serta penetapan desa prioritas yang akan diusulkan.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri perwakilan Asisten II Setda Kabupaten Nias Utara, sejumlah perangkat daerah terkait, Camat Lahewa, Camat Tugala Oyo, kepala desa/lurah, serta TAPM Kabupaten Nias Utara.
Melalui persiapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nias Utara berharap desa yang nantinya diusulkan tidak hanya memiliki potensi kreatif, tetapi juga kesiapan kelembagaan, produk unggulan dan kelompok masyarakat yang mampu mengembangkan potensi tersebut secara berkelanjutan.
Dengan demikian, Program Kampung Kreatif Sumut Berkat 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nias Utara.
Penulis: Team/Redaksi
