Baru Selesai Dicor, Jalan di Kertapati Palembang Sudah Retak, Ketebalan Diduga Hanya 5–6 Cm

PALEMBANG — Proyek pengecoran jalan di Jalan Dipo RT 12 RW 03, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Sumatera Selatan, menjadi sorotan warga. Pasalnya, sejumlah bagian jalan yang baru selesai dikerjakan dilaporkan sudah mengalami keretakan.

Berdasarkan pantauan tim iGlobalNews.id di lokasi pada Selasa (8/9/2026), terlihat sejumlah titik pada permukaan cor jalan mengalami retak. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas dan kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Proyek tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 150 meter dengan lebar antara 1,5 hingga 2 meter. Namun, hingga pekerjaan selesai, di lokasi tidak terlihat papan informasi atau plang proyek yang mencantumkan identitas kegiatan, nilai pekerjaan, sumber anggaran, maupun pihak pelaksana.

Baru Selesai, Sudah Retak

Seorang pengguna jalan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku kecewa melihat kondisi jalan tersebut.

“Baru selesai kok sudah retak-retak. Diduga ketebalannya terlalu tipis, diperkirakan sekitar 5–6 centimeter,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian dari instansi terkait. Ia khawatir keretakan yang muncul dalam waktu singkat dapat membuat usia pakai jalan menjadi tidak maksimal.

“Kalau memang kualitasnya tidak sesuai, tentu harus diperiksa. Jangan sampai baru selesai dikerjakan, tidak lama kemudian rusak lagi,” katanya.

Ketebalan Coran Dipertanyakan

Selain keretakan, ketebalan coran di lokasi juga menjadi perhatian. Berdasarkan pengamatan awal, ketebalan beton disebut-sebut berada di kisaran 5–6 centimeter.

Namun, untuk memastikan apakah ketebalan tersebut telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan dokumen kontrak, diperlukan pemeriksaan teknis oleh pihak yang berwenang.

Karena itu, dugaan ketidaksesuaian spesifikasi tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan lapangan, pengukuran, maupun pengujian material apabila diperlukan.

Tak Terlihat Papan Informasi Proyek

Persoalan lain yang menjadi sorotan adalah tidak ditemukannya papan informasi proyek di sekitar lokasi pekerjaan.

Papan informasi proyek pada pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah pada prinsipnya menjadi bagian penting dari transparansi agar masyarakat dapat mengetahui informasi dasar mengenai kegiatan yang sedang dilaksanakan, termasuk nama kegiatan, sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, serta waktu pelaksanaan.

Ketiadaan informasi tersebut membuat masyarakat kesulitan mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut dan berapa anggaran yang digunakan.

Diminta Segera Turun Tangan

Warga berharap Dinas PUPR Kota Palembang bersama Inspektorat dapat turun langsung melakukan pengecekan terhadap proyek tersebut.

Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta ketentuan dalam kontrak.

Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian, warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan evaluasi, tetapi juga memastikan adanya perbaikan terhadap pekerjaan yang tidak memenuhi standar.

Masyarakat juga meminta agar setiap proyek pemerintah dilaksanakan secara transparan sehingga penggunaan anggaran negara dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, tim iGlobalNews.id masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak pelaksana pekerjaan dan instansi terkait mengenai proyek tersebut, termasuk sumber anggaran, nilai pekerjaan, spesifikasi teknis, serta penyebab munculnya keretakan.

Hak jawab dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait akan dimuat secara proporsional sesuai perkembangan informasi.

Pewarta: Tim iGlobalNews.id Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *