Sorotan Publik !! Ratusan Warga Desa Maziaya Geruduk Kantor  Bupati,  Desak Evaluasi Kinerja dan Copot  Aparat Desa Darman Zega, terkait beberapa Kasus yang Meresahkan Warga

Nias Utara –  iglobalnews.id –  Ratusan  warga Dusun I, Desa Maziaya, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Prov.Sumatera Utara  sampaikan aspirasi lewat aksi unjuk rasa dengan tuntutan agar pemerintah segera mengevaluasi dan mencopot Kepala Dusun I Desa Maziaya, Darman Zega, di mulai dari  Kantor Camat Kec.Lotu, dan di teruskan ke Kantor Bupati Nias Utara terkait beberapa kasus yang meresahkan warga, Selasa, 8/9/2026

‎Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah keberatan terhadap kepemimpinan dan perilaku Kepala Dusun I,  menurut mereka telah menimbulkan keresahan serta dinilai tidak mencerminkan tugas dan tanggung jawab seorang perangkat desa.

‎Awalnya  Masyarakat menyampaikan aspirasi kepada Camat Lotu dan meminta agar tuntutan tersebut diteruskan kepada Bupati Nias Utara untuk mendapatkan perhatian dan tindak lanjut.

‎Penanggung jawab aksi, Ibezanolo Zega, menyampaikan  bahwa sebelumnya telah menyampaikan pengaduan secara resmi kepada Pemerintah Desa Maziaya, Pemerintah Kecamatan Lotu, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nias Utara pada 3 Agustus 2026. Selain menyampaikan pengaduan, masyarakat juga mengaku telah melakukan audiensi secara resmi dengan pemerintah desa dan pemerintah kecamatan.“Surat pengaduan sudah kami sampaikan kepada pemerintah desa, kecamatan dan PMD. Kami juga sudah melakukan audiensi. Kemudian pada 26 Agustus kami telah beraudiensi kepada Bupati Nias Utara, tetapi sampai hari ini belum ada hasil yang jelas,” ujar Ibezanolo Zega.

‎Karena sejumlah audiensi tersebut menurut masyarakat belum memberikan penyelesaian yang diharapkan, mereka akhirnya memilih menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi.

‎Empat Poin jeberatan Masyarakat

‎Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah tudingan dan keberatan terhadap Kadus 1  Desa Maziaya Darman Zega. Di antaranya, :  Masyarakat menuding yang bersangkutan kerap mengonsumsi minuman keras hingga mabuk di hadapan warga. Melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban dan ketenangan warga dalam sejumlah kegiatan adat maupun sosial di wilayah Dusun I. Melakukan  intervensi dan tindakan diskriminatif terkait lokasi pembangunan SMKN 2 Lotu. Serta

‎Tudingan lainnya berkaitan dengan dugaan perbuatan asusila yang disebut masyarakat tidak mencerminkan keteladanan seorang kepala dusun.Ujar Warga yang melakukan aksi unjuk rasa

‎Seluruh tudingan tersebut merupakan pernyataan dan tuntutan masyarakat dalam aksi, sehingga diperlukan klarifikasi dari pihak Kadis 1 DS.Maziaya Darman Zega maupun pemeriksaan oleh pihak berwenang untuk memastikan kebenarannya.

‎Selanjutnya warga yang melakukan Unjuk rasa minta Pemerintah Tidak Mengabaikan Aspirasi. Warga  menegaskan bahwa aksi tersebut bukan semata-mata untuk menyampaikan ketidakpuasan, tetapi merupakan bentuk desakan agar Pemerintah Kabupaten Nias Utara melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Dusun I Desa Maziaya.

‎Mereka berharap pemerintah dapat memeriksa seluruh laporan dan keberatan yang telah disampaikan, mendengarkan keterangan para pihak, serta mengambil keputusan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

‎Menurut masyarakat, seorang kepala dusun seharusnya mampu memberikan pelayanan yang baik, menjaga ketertiban, serta menjadi teladan bagi masyarakat di wilayahnya.

‎“Kami berharap Bupati Nias Utara segera mengevaluasi kinerja Kepala Dusun I Desa Maziaya berdasarkan laporan dan aspirasi masyarakat yang sudah kami sampaikan,” demikian inti tuntutan warga dalam aksi tersebut.

‎Koordinator Lapangan, dalam aksi Son Christian Zega, dalam orasinya memaparkan sejumlah keberatan masyarakat terhadap Kepala Dusun I Darman Zega.

‎Ia menegaskan bahwa masyarakat telah mengambil sejumlah langkah sebelum turun ke jalan, mulai dari menyampaikan pengaduan, melakukan audiensi di tingkat desa dan kecamatan, hingga bertemu dengan Bupati Nias Utara.

‎Aksi tersebut sekaligus menjadi permintaan terbuka kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara agar tidak mengabaikan aspirasi warga dan segera melakukan evaluasi secara objektif.

‎Masyarakat berharap pemerintah menghadirkan penyelesaian yang transparan sehingga persoalan tersebut tidak terus berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

‎Hingga berita ini di siarkan  belum terdapat keterangan atau klarifikasi dari Darman Zega terkait seluruh tudingan yang disampaikan masyarakat dalam aksi tersebut. Pemerintah Kabupaten Nias Utara juga diharapkan memberikan penjelasan mengenai tindak lanjut atas pengaduan dan tuntutan warga.

‎Rep   :    dz

‎Editor  : Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *