TANGERANG — Keterbatasan jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, kembali menjadi sorotan. Di tengah jumlah penduduk yang cukup besar, wilayah tersebut saat ini tercatat hanya memiliki dua SMP Negeri, yakni SMP Negeri 11 dan SMP Negeri 25 Kota Tangerang.
Persoalan keterbatasan daya tampung semakin terlihat dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP Negeri di Kota Tangerang pada 2026. Dari sekitar 22 ribu siswa yang mendaftar, daya tampung sekolah negeri hanya berada di kisaran 10 ribu kursi.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian Pemerintah Kota Tangerang, khususnya dalam merencanakan pemerataan fasilitas pendidikan di setiap wilayah.
Anggota DPRD Kota Tangerang, Natalie Marbun, mendorong agar Kecamatan Larangan menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan dalam rencana pembangunan SMP Negeri baru.
“Kita tidak boleh hanya menunggu persoalan daya tampung semakin besar. Kecamatan Larangan membutuhkan tambahan SMP Negeri. Pemerintah harus melihat kebutuhan pendidikan berdasarkan jumlah lulusan SD dan pertumbuhan penduduk beberapa tahun ke depan,” tegas Natalie.
Menurut Natalie, keberadaan sekolah swasta gratis memang dapat membantu mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menunda pembangunan sekolah negeri baru.
Ia menilai pemerintah daerah tetap perlu memastikan tersedianya fasilitas pendidikan negeri yang memadai sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.
Natalie juga meminta Pemkot Tangerang segera melakukan pemetaan dan kajian kebutuhan pembangunan SMP Negeri di Kecamatan Larangan. Selain itu, pemerintah diminta membuka informasi mengenai lokasi yang diproyeksikan untuk pembangunan sekolah baru agar masyarakat mengetahui arah kebijakan tersebut.
“Jangan sampai anak-anak di Kecamatan Larangan harus mencari sekolah jauh dari rumah hanya karena fasilitas SMP Negeri tidak mencukupi. Pendidikan harus dekat, terjangkau, dan bisa diakses semua anak,” pungkasnya.
Dorongan pembangunan SMP Negeri baru tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari perencanaan jangka panjang Pemerintah Kota Tangerang dalam mengantisipasi pertumbuhan jumlah peserta didik sekaligus mengurangi kesenjangan daya tampung sekolah negeri di wilayah yang memiliki pertumbuhan penduduk tinggi.
Firnus Gulo
