SMK Negeri 3 Lahewa Berbenah, Target Jadi Ikon Sekolah Kejuruan Unggulan di Nias Utara

Nias Utara – SMK Negeri 3 Lahewa menunjukkan komitmen kuat untuk bertransformasi menjadi sekolah kejuruan unggulan sekaligus ikon pendidikan vokasi di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara.

Kepala SMK Negeri 3 Lahewa, Lina Marleni Harefa, S.Pd., menegaskan bahwa berbagai langkah pembenahan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran hingga pembentukan karakter siswa.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Afulu Km 12, Desa Holi, Kecamatan Lahewa ini kini mengedepankan program pembinaan yang berfokus pada peningkatan motivasi belajar dan penguatan kompetensi siswa, khususnya dalam kemampuan bahasa Inggris. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil, ditandai dengan meningkatnya capaian akademik serta kepercayaan diri siswa.

Tak hanya itu, sekolah juga membangun budaya disiplin dan literasi melalui pembiasaan positif. Kegiatan apel pagi rutin dilaksanakan setiap hari pukul 06.45 hingga 07.30 WIB secara tertib. Untuk meningkatkan literasi, siswa dibiasakan membaca satu pasal firman Tuhan setiap pagi.

Dalam upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, siswa juga memimpin doa Bapa Kami dalam bahasa Inggris sebelum memulai kegiatan belajar. Selain itu, siswa dilatih menjadi petugas apel secara bergiliran guna menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini.

Menariknya, setiap hari Jumat siswa juga dilatih berwirausaha dengan praktik langsung berjualan di lingkungan sekolah. Program ini dirancang agar lulusan SMK tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi wirausahawan mandiri.

“Kami ingin siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik, termasuk pemasaran. Harapannya, mereka bisa menjadi entrepreneur muda yang mandiri,” ujar Lina.

Berbagai inovasi tersebut mendapat respons positif dari siswa dan orang tua. Kepemimpinan Lina dinilai membawa perubahan signifikan, baik dalam sistem pembelajaran maupun semangat belajar siswa.

Salah satu kebijakan yang turut diapresiasi adalah penghapusan pungutan biaya sekolah. Langkah ini dinilai meringankan beban orang tua sekaligus memperluas akses pendidikan, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

Meski dihadapkan pada keterbatasan tenaga pendidik—hanya satu Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga PPPK paruh waktu, serta total 19 staf—SMK Negeri 3 Lahewa tetap berupaya menjaga kualitas pendidikan.

“Keterbatasan bukan penghalang bagi kami untuk terus berinovasi. Kami berkomitmen memberikan pendidikan berkualitas dan membentuk siswa yang berakhlak, cerdas, dan kompetitif,” tegasnya.

Di akhir pertemuan, Lina juga menyampaikan apresiasi kepada awak media atas kunjungan dan berharap ke depan dapat menjalin kerja sama dalam publikasi berbagai kegiatan sekolah.

Dengan berbagai langkah tersebut, SMK Negeri 3 Lahewa optimistis mampu mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Penulis: Duhufati Zega (Ama Novella)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *