Pelukan Satu Keluarga: Keluarga Besar Cingcoleng Lamba Leda Jakarta Rajut Persaudaraan di Perantauan

Tangerang Selatan, Iglobalnews.id-Keluarga Besar Cingcoleng Lamba Leda Jakarta (KBCLJ) merupakan komunitas diaspora Manggarai Timur yang aktif merawat persaudaraan dan budaya di perantauan, khususnya di wilayah Jabodetabek, Sabtu 6 Desember 2025.

Foto yang dilampirkan menggambarkan kebersamaan anggota KBCLJ yang duduk lesehan, makan bersama, dan berbagi cerita dalam suasana akrab di halaman Sekretariat Keluarga Besar Cingcoleng Lamba Leda Jakarta yang beralamat di Lengkong, Kota Tangerang Selatan.

Keluarga Besar Cingcoleng Lamba Leda Jakarta beranggotakan putra-putri asal Lamba Leda dan sekitarnya yang kini berdomisili di Jakarta dan kota-kota penyangga. Komunitas ini hadir sebagai wadah kekeluargaan yang saling dukung, dan penguatan identitas kultural Manggarai di tengah hiruk pikuknya kehidupan metropolitan.

Selain menjalin kebersamaan, KBCLJ ikut mempromosikan Gua Maria Cingcoleng di Manggarai Timur sebagai destinasi wisata rohani dan budaya bagi umat serta publik luas. Kegiatan komunitas juga diarahkan untuk mendorong generasi muda agar bangga pada kampung halaman dan terlibat dalam pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

Suasana Kebersamaan di JakartaDalam kegiatan kekeluargaan seperti yang terekam di foto, anggota KBCLJ berkumpul santai, duduk melingkar di atas alas sederhana, dan menikmati hidangan bersama ala makan lesehan yang akrab dalam tradisi kuliner Indonesia.

Format pertemuan non-formal seperti ini memperkuat rasa setara, menghapus jarak antargenerasi, dan membuka ruang dialog hangat di antara anggota. Kehadiran anak muda, orang tua, dan keluarga dalam satu ruang menunjukkan bahwa KBCLJ bukan sekadar paguyuban seremonial, melainkan rumah kedua bagi diaspora Lamba Leda di perantauan.

Di tempat inilah suka dan duka dibagi, informasi pekerjaan dan pendidikan dipertukarkan, serta nilai gotong royong terus diwariskan.

Kontribusi Melalui Olahraga dan Budaya KBCLJ dikenal luas melalui penyelenggaraan turnamen sepak bola Cingcoleng Cup III yang menghadirkan 16 tim terbaik dan menyedot antusiasme masyarakat Manggarai di Jabodetabek.

Turnamen ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga sarana promosi budaya, solidaritas antar-warga, dan kampanye wisata religius ke Gua Maria Cingcoleng. Berbagai media nasional dan lokal menyoroti bagaimana kegiatan KBCLJ berhasil menggabungkan olahraga, pelestarian budaya, dan penguatan jaringan ekonomi komunitas.

Melalui program-program ini, nama Cingcoleng dan Lamba Leda semakin dikenal di Jakarta dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi para perantau.

Momentum kebersamaan yang tercermin dalam pertemuan keluarga dan event besar seperti Cingcoleng Cup diharapkan menjadi energi untuk melahirkan lebih banyak program sosial, pendidikan, dan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

KBCLJ diharapkan terus menjadi jembatan antara kampung halaman dan perantauan, sehingga keberhasilan di Jakarta dapat kembali memberi manfaat nyata bagi masyarakat di Lamba Leda dan Manggarai Timur.

 

Redaksi/Wilhelmus Avin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *