“Dugaan Korupsi di Ogan Ilir: Proyek Peningkatan Jalan Cor Beton Km 29 Indralaya Utara Tidak Transparan”

Ogan Ilir.IglobalNews.id –Saat tim awak media melaksanakan tugas sebagai sosial kontrol serta mencari berita yang akurat dian terpercaya,kamis,06-11-2025,sekira pukul 10’30 wib.tim media melihat dijalan Palembang Indralaya km 29 kelurahan Indralaya Utara kecamatan Indralaya Utara kabupaten Ogan ilir Sumatera Selatan.

Ada proyek peningkatan cor beton tepatnya di samping Indomaret km 29 jalan Palembang-kayuagung.saat tim awak media singgah di lokasi proyek tersebut,diduga ketemu sama konsultan proyek tersebut.

Diduga konsultan proyek atau pengawas proyek itu,saat ditanya awak media tetang dimana plang proyek dipasang, angaran dari mana,berapa besar anggarannya, siapa kontraktor nya?.ditanya wartawan.

Diduga konsultan atau pengawas tersebut menjawab, tunggu sebentar saya akan kasih tau pemborong proyek tersebut,beliau lagi ada disana,nanti saya panggil,tunggu aja bapak bapak di sini sebentar,ucapnya

Setelah beberapa saat wartawan menunggu,namun tak kunjung datang lagi, pengawas tersebut.

Tak sampai disitu saja,akhirnya sempat wartawan berbincang bincang sama pekerjaan dilapangan menanyakan prihal plang proyek, pekerja menjawab.tempohari waktu pengecekan dari pu saat mau di (COR ) mau dipasang plang proyek tersebut,namun tak jadi dipasang oleh konsultan, akhirnya kami tak tau berapa anggaran proyek ini,Karne plang proyek masih dalam keadaan tergulung,tidak di buka kan,jelas pekerja.

Diduga proyek siluman kembali mencuat di Kabupaten Ogan Ilir, awak media menemukan pekerjaan insfratruktur yang memicu tanda tanya besar proyek peningkatan jalan cor beton.jalan Palembang Kayuagung km 29 kelurahan Indralaya Utara kecamatan indralaya utara kabupaten Ogan ilir Sumatera Selatan.

Menurut Undang-undang keterbukaan informasi publik (KIP) nomor 14 tahun 2008 dan Perpres nomor 54 tahun 2010 dan nomor 70 tahun 2012 dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek dimana memuat jenis kegiatan lokasi proyek nomor kontrak waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan

Kami berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya di Kabupaten Ogan Ilir untuk memanggil kontraktor dan dinas terkait supaya nanti nya diberikan sangsi hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku karena jelas kalau proyek pengaspalan ini diduga di kerjakan asal-jadi demi untuk meraup keuntungan pribadi

Bukan hanya tidak ada papan informasi pekerjaan proyek pun Diduga di kerjakan asal-jadi.

Sebagai kontrol sosial kami berharap pihak dari Dinas Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir untuk mengkroscek proyek peningkatan jalan cor beton tersebut.

Tim sumsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *